Yuk Pahami Perbedaan Al Qur’an dan Hadits

perbedaan quran dan hadist scaled

Perbedaan Al Qur’an dan Hadits – mari kita simak artikel berikut ini. Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang dianggap sebagai kalam Allah. Seperti yang Anda ketahui, Agama yang disebut islam ini pastinya didasarkan dengan Alqur’n dan hadits.

Nah, sebagian besar orang terkadang masih ragu untuk membedakan keduanya. Hadits pada dasarnya adalah ucapan dan ajaran nabi Muhammad yang sangat mirip dengan apa yang terkandung dalam Quran. Artikel ini mencoba menjernihkan kebingungan dengan menyoroti perbedaan antara Al Qur’an dan Hadis.

Apa itu Al Qur’an dan Hadits?

Tulisan-tulisan suci iman Islam yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad tertuang dalam sebuah kitab yang disebut Al-Qur’an atau Al-Qur’an. Kata Quran secara harfiah berarti bacaan, dan buku ini adalah kompilasi dari apa yang diwahyukan oleh Yang Mahakuasa kepada Muhammad.

Al Qur’an adalah cahaya utama umat Islam di seluruh dunia dan telah ada selama lebih dari seribu tahun membantu umat Islam untuk menjalani kehidupan yang baik dan suci yang sesuai dengan perintah yang maha kuasa. Kepatuhan terhadap perintah-perintah ini dalam kehidupan seseorang menuntun pada keselamatan. Mengikuti prinsip-prinsip Quran memastikan kehidupan yang kaya dan bermanfaat di planet ini.

  • Hadits

Hadits adalah kumpulan ucapan dan ajaran nabi Muhammad. Ini adalah sumber hukum agama Islam yang paling penting. Hadis ditulis oleh para ulama yang lahir setelah Nabi, dan ada perbedaan dalam ingatan, kecerdasan, dan interpretasi mereka tentang apa yang dikatakan atau disetujui oleh nabi.

Hadis dianggap berasal dari Muhammad Saheb dan memainkan peran penting dalam interpretasi hukum Islam. Hadis disusun pada abad ke-8 dan ke-9, tetapi dua sekte utama Islam, Syiah dan Sunni, memiliki interpretasi yang berbeda dari Hadis yang sama. Hadits menggambarkan tindakan, kebiasaan, pernyataan dan persetujuan diam-diam nabi terhadap tindakan atau perilaku orang lain di hadapannya.

Apa Perbedaan antara Hadits dan Quran?

  • Quran dan Hadits dapat dibandingkan dengan Injil dan Injil untuk memudahkan orang barat memahami kedua konsep tersebut.
  • Sementara Quran adalah bangunan agama atau iman yang disebut Islam, Hadis adalah buku-buku yang berisi kehidupan, tindakan, dan perkataan nabi Muhammad.
  • Hadis ditulis lebih lambat dari Quran oleh para sarjana yang berbeda yang memiliki kemampuan dan ingatan yang berbeda.
  • Quran dianggap sebagai firman Tuhan dan merupakan bacaan aktual Tuhan di mana ia mengungkapkan teks kepada nabi untuk jangka waktu yang lama dari 22 tahun (612-632 M).
  • Hadis memiliki arti penting untuk interpretasi yurisprudensi Islam sedangkan Quran tetap menjadi cahaya utama bagi semua Muslim untuk menjalani kehidupan yang kaya dan bermanfaat dan juga untuk mencapai keselamatan dan masuk ke Kerajaan Surga.

Berbicara tentang Islam, seseorang tidak dapat menyebut Al-Qur’an tanpa menyebutkan Hadits. Keduanya seperti tak terpisahkan meski tak sepenuhnya bisa dipertukarkan. Salah satunya diyakini sebagai “karya sastra terbaik” dalam bahasa Arab, namun yang lain berfungsi sebagai alat yang relevan dalam memahami firman Allah.

Selama bertahun-tahun, keduanya menjadi bagian penting dari kehidupan seorang Muslim untuk mencapai hari-hari tenangnya. Bahkan pada situasi yang paling suram, keduanya tidak pernah berhenti memberikan hadiah kesembronoan.

Namun, ada beberapa perbedaan antara Al-Qur’an dan Hadis meskipun keduanya dianggap sebagai makanan spiritual yang diberikan pada waktu yang tepat. Meskipun mereka mungkin memiliki niat atau tujuan yang sama, tidak peduli seberapa murni mereka, tidak diragukan lagi, masih ada beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan.

Al Qur’an diyakini oleh pengikutnya menjadi kata-kata yang tepat dari mereka Allah yang benar Allah, yang diwahyukan kepadaNya Nabi Muhammad, dalam jangka waktu sekitar 22 tahun dari waktu ketika Nabi mencapai tahun ke 40 di bawah matahari sampai dia mencapai musim panas terakhirnya.

Tulisan suci ini membuktikan esensi kenabian Muhammad karena bagaimana kata-kata itu diucapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa secara harfiah didokumentasikan dalam Quran. Buku ini tidak hanya memberikan catatan sejarah yang terperinci tetapi juga berfungsi sebagai pedoman suci.

Di sisi lain, Hadis sepenuhnya merupakan tulisan yang unik dalam paket yang sama sekali berbeda. Tulisan-tulisan tersebut hanya didasarkan pada kata-kata dan tindakan Muhammad yang digunakan sebagai alat penting untuk lebih memahami Al-Qur’an.

Nabi sendiri menguraikan perbedaan dengan jelas bahwa ucapannya sendiri yang menyusun Hadis, tetapi Quran pada dasarnya adalah semua tentang kata-kata Allah sendiri. Bagi umat Islam, buku ini sangat dihargai. Hal ini penting dalam mengklarifikasi masalah terutama ketika datang ke yurisprudensi Islam, atau mengacu pada ketaatan mereka terhadap hukum moral, ritual, dan sosial.

Berbeda dengan Quran, Hadis mungkin memiliki berbagai rantai transmisi. Beberapa ahli fiqih ini membutuhkan sejumlah perawi tertentu seperti lima, tujuh, atau bahkan sebanyak seratus sesuai kebutuhan. Demikianlah artikel yuk pahami perbedaan al qur’an dan hadits. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan